Senin, 03 Juni 2013

Pentingnya Jam Tidur Ideal

PENTINGNYA JAM TIDUR IDEAL


Kali ini saya akan berbagi info tentang kesehatan yg mungkin perlu bagi sobat blogger untuk dipertimbangkan, info kesehatan yg ingin saya bahas kali ini adalah tentang masalah jam tidur. Sebenarnya saya bukan dokter dan juga bukan ahli kesehatan, bahkan saya sama sekali tidak mengerti hal-hal seputar kesehatan, lalu kenapa saya memilih mengambil pokok bahasan ini?? ya jawabannya simpel sih... karena saya merasa mayoritas orang di dunia terutama di indonesia ini pasti memiliki masalah tentang tidur yg berbeda-beda termasuk saya... hahahaaaa

Loh kok bisa saya berfikir mayoritas seperti itu????? sekarang kita lihat aja di keseharian kita, coba perhatikan para mahasiswa, pelajar atau pemuda yg ada di sekitar kita mungkin sodara, anak atau keponakan kita??? pernahkan sobat perhatikan bahwa kebanyakan dari mereka pasti melakukan kebiasaan tidur larut malam (begadang), yg pastinya akan membuat jam tidur mereka sehari-hari menjadi sangat kurang. Itu adalah untuk contoh yg kurang tidur, lalu bagaimana untuk orang yg kelebihan jam tidur??? pernah sobat perhatikan orang-orang yg berkata "halah, mendingan saya tidur daripada capek-capek..", nah perlu diketahui bahwa secara alam bawah sadar orang yg suka mengucapkan kata-kata seperti itu adalah orang yg menyukai tidur dan pastinya mereka akan memiliki jam tidur lebih dari yg seharusnya. Lalu apa akibatnya dan bagaimana yg seharusnya?? coba sobat baca sejenak...

Kurang tidur ternyata memberikan pengaruh cukup besar terhadap kesehatan seseorang. Menurut penelitian di Inggris, orang yang mengalami kurang tidur beresiko dua kali lebih besar cepat meninggal dibandingkan seseorang yang memiliki penyakit jantung. Nah bisa dibayangkan betapa mengerikannya ini?
Lebih lanjut para peneliti mengungkapkan, kurang tidur memiliki kaitan erat dengan peningkatan tekanan darah. Artinya, kurang tidur akan meningkatkan risiko seseorang terkena serangan jantung dan stroke. "Orang kurang tidur tingkat kematiannya lebih tinggi benar sekali, jadi istilahnya kurang tidur cepat mati," ujar dr Andreas Prasadja, RPSGT dari RS Mitra Kemayoran saat dihubungi detikHealth. dr Andreas menuturkan orang yang tidurnya kurang dari 5 jam sehari memiliki risiko terkena penyakit kardiovaskular 2 kali lipat lebih tinggi. Penyakit ini termasuk gangguan jantung, hipertensi dan stroke.

Selain penyakit ganggunan pembuluh darah dan jantung, seseorang yg kurang tidur berpotensi mengalami depresi karena tidur yang berkualitas merupakan kunci utama untuk dapat berpikir jernih dan merasa rileks. Selain itu Obesitas juga berpotensi besar bagi seseorang yg susah tidur, walaupun biasanya obesitas disebabkan oleh pola makan yang tak sehat, namun kurangnya waktu tidur dapat menurunkan kadar hormon Leptin, dan ini menyebabkan nafsu makan Anda meningkat (National Institute of Diabetes and Digestive and Kidney Diseases). Jika berat badan sudah tak terkendali, risiko serangan jantung bisa muncul sewaktu-waktu.

Dikarenakan kurang tidur juga dapat berakibat pada pola makan Anda, maka ini erat kaitannya dengan peningkatan kadar gula dalam darah. Efeknya sangat buruk, mulai dari luka yang sulit disembuhkan hingga kegagalan fungsi ginjal sampai serangan jantung.

selain beberapa penyakit diatas, ternyata tidur itu sangat penting untuk perkembangan sel otak baru. Jika memang kita terganggu pola tidurnya maka dipastikan regenerasi sel otak kita yang baru pun akan terhambat. Riset ini dimuat dalam Proceedings of the National Academy of Science.

Sebuah tim dari Universitas Princeton menemukan bahwa kurang tidur akan mempengaruhi hippocampus, suatu wilayah di otak yang terlibat dalam pembentukan ingatan. Percobaan ini dilakukan pada tikus. Para peneliti membandingkan tikus-tikus yang dibuat tidak tidur selama 72 jam dengan tikus yang bebas mendapat waktu tidurnya.
Hasilnya, hewan yang tidak tidur menghasilkan hormon stres corticosterone dalam kadar jauh lebih tinggi. Mereka juga menghasilkan lebih sedikit sel-sel otak baru di wilayah hippocampus.

Hasil ini menunjukkan bahwa kenaikan kadar hormon stres akibat kurang tidur bisa menyebabkan pengurangan produksi sel di otak. Dan efek di atas berlangsung dalam kurun waktu yang cukup lama. Buktinya, ketika pola tidur tikus dibuat normal kembali, tingkat produksi sel-nya belum juga naik selama dua minggu.
Walau belum diketahui apakah efek kurang tidur pada tikus ini akan sama bila diujikan pada manusia, namun sudah diketahui luas bahwa kurang tidur menyebabkan gangguan konsentrasi dan masalah lain. Dan daripada pertumbuhan sel-sel otak kita terganggu, lebih baik tidur dalam waktu yang cukup.

Lalu kalau anda mencoba googling di internet tentang beberapa kasus yg berkaitan dengan masalah tidur, maka akan anda temui beberapa riset yg menunjukkan bahwa jam tidur yg terlalu lama pun juga berpotensi pada kematian. Hal ini berdasar pada ditemukannya rata-rata angka kematian tinggi pada orang yang justru meningkatkan waktu tidur mereka hingga lebih dari sembilan jam.

Menurut penelitian yang dilakukan oleh Institusi American Cancer Society, Terlalu banyak tidur atau tidur lebih dari delapan jam sehari selain akan membuat kita dicap sebagai pemalas tapi juga bisa membuat kita meninggal dunia dengan cepat. Penelitian ini melibatkan 1000 orang relawan dari beberapa negara bagian di Amerika, dan berhasil mengungkapkan bahwa orang yang tidur delapan jam sehari ternyata berisiko 12% meninggal lebih cepat. Risiko ini meningkat menjadi 17% pada orang-orang yang tidur sembilan jam sehari. Risiko kematian yang paling besar terjadi pada seseorang yang tidurnya mencapai sepuluh jam sehari, yaitu mencapai 34%.

Mengapa tidur lebih dari delapan jam sehari tidak dianjurkan? Profesor Daniel F. Kripke, salah seorang peneliti mengatakan bahwa terlalu banyak tidur sama seperti terlalu banyak makan. Tubuh tidak memerlukan lebih dari yang ia butuhkan, terlalu banyak tidur hanya akan membuat organ tubuh melemah. "Sebaiknya setiap orang mempunyai kebiasaan tidur 6,5 jam sehari, tapi harus tidur yang berkualitas. "Tak ada alasan untuk menambah jam tidur, tubuh akan memberitahu kita berapa banyak jam yang ia butuhkan untuk beristirahat, " ujar Prof. Daniel.

Lalu berapa jam kita harus tidur dalam sehari??? Sebenarnya merujuk pada penelitian di atas maka dapat diambil kesimpulan bahwa tubuh akan memberitahu kita berapa banyak jam yang ia butuhkan untuk beristirahat, dengan kata lain kalau kita terbangun pada pagi hari hendaknya kita cepat-cepat bangun dan jangan tidur lagi, karena sebenarnya itu adalah salah satu indikasi bahwa tubuh kita sudah cukup dalam beristirahat. Namun saya menemukan wacana bahwa jam tidur idealnya pada orang dewasa yang berusia di atas 30 tahun memiliki waktu tidur 7-8 jam, untuk remaja dan juga dewasa muda maka waktu tidurnya sekitar 8,5-9,5 jam, sedangkan untuk orang lanjut usia waktu tidurnya 5-6 jam setiap malam.

Kalau bagi saya pribadi sih, saya akan memilih untuk tidur sekitar 7 jam sehari karena saya rasa itu adalah waktu yg paling aman, tidak kurang dan tidak lebih, namun silahkan sobat merenungkan sendiri dan menentukan waktu yg tepat bagi sobat berdasarkan wacana diatas... ^^



Judul Pentingnya Jam Tidur Ideal
Deskripsi jam tidur ideal bagi tubuh kita
Last Update 09/06/13
Author Denie Kurniawan
Rating
94%/100% Peringkat Dari 411 Suara
Tutorial Photoshop Author Post Author

Salah satu dari sekian banyak orang yang ingin memanfaatkan Internet sebagai media untuk saling berbagi dan bersilaturahmi.

3 komentar :

Silahkan berkomentar sebanyak-banyaknya. Sobat boleh berkomentar sebanyak-banyaknya dengan syarat :

1. Berkomentar sesuai dengan tema artikel
2. Jangan berkomentar SARA dan gunakan bahasa yg pantas
3. Jangan berkomentar menggunakan LINK AKTIF
4. Jika sobat menggunakan akun google dan ingin mengetahui balasan atas komentar anda, maka jangan lupa klik "Subscribe by email" di sebelah kanan tombol pratinjau.

Berkomentarlah dengan sopan karena komentar sobat tidak akan di moderasi. Namun apabila dikemudian hari komentar dirasa tidak sesuai maka terpaksa akan saya hapus.